Biasakan diri membaca Surah Al Mulk





Assalamualaikum sahabatku yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala 😊 pada kesempatan ini saya akan membagikan sebuah amalan yang kalau kita rutin mengerjakannya maka kita akan mendapatkan faedah yang luar biasa. sudah banyak di kajian kajian yang membahas keutamaan amalan ini. Yaitu membaca Surah Al-Mulk.
Apapun surah yang dibaca, semua memiliki khasiat yang luar biasa yang akan menjadi pelindung di akhir nanti, dan selalu ada keistimewaan, kelebihan, dan fadhilah masing-masing termasuk Surah Al-Mulk yang terdiri dari 30 ayat ini. Apabila surah Al-Mulk dibaca secara istiqomah, nicaya di alam kubur kita dibebaskan dari siksa kubur, dan tidak akan direiberkan dengan pengadilan kubur.



Tentu saja hal ini mesti kita tinjau terlebih dahulu keshahihan hadits-haditsnya. Semoga sajian ini bermanfaat 😊


حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبَّاسٍ الْجُشَمِىِّ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ  إِنَّ سُورَةً مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ وَهِىَ سُورَةُ تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ


Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan pada kami Muhammad bin Ja’far, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Qotadah, dari ‘Abbas Al Jusyamiydari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, Ada suatu surat dari al qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat dan dapat memberi syafa’at bagi yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: “Tabaarakalladzii biyadihil mulku… (surat Al Mulk)(HR. Tirmidzi no. 2891, Abu Daud no. 1400, Ibnu Majah no. 3786, dan Ahmad 2/299).



خبرنا عبيد الله بن عبد الكريم وقال حدثنا محمد بن عبيد الله أبو ثابت المدني قال حدثنا بن أبي حازم عن سهيل بن أبي صالح عن عرفجة بن عبد الواحد عن عاصم بن أبي النجود عن زر عن عبد الله بن مسعود قال : من قرأ { تبارك الذي بيده الملك } كل ليلة منعه الله بها من عذاب القبر وكنا في عهد رسول الله صلى الله عليه و سلم نسميها المانعة وإنها في كتاب الله سورة من قرأ بها في كل ليلة فقد أكثر وأطاب



Telah menceritakan pada kami ‘Ubaidullah bin ‘Abdil Karim, ia berkata, telah menceritakan pada kami Muhammad bin ‘Ubaidillah Abu Tsabit Al Madini, ia berkata, telah menceritakan pada kami Ibnu Abi Hazim, dari Suhail bin Abi Sholih, dari ‘Arfajah bin ‘Abdul Wahid, dari ‘Ashim bin Abin Nujud, dari Zarr, dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata, Barangsiapa membaca “Tabarokalladzi bi yadihil mulk” (surat Al Mulk) setiap malam, maka Allah akan menghalanginya dari siksa kubur. Kami di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menamakan surat tersebut “al Mani’ah” (penghalang dari siksa kubur).  Dia adalah salah satu surat di dalam Kitabullah. Barangsiapa membacanya setiap malam, maka ia telah memperbanyak dan telah berbuat kebaikan.” (HR. An Nasai dalam Al Kabir 6/179 dan Al Hakim. Hakim mengatakan bahwa sanad hadits tersebut shahih)

sumber: https://rumaysho.com/1110-keutamaan-surat-al-mulk-mencegah-dari-siksa-kubur.html


Manfaat & Khasiat Surat Al-Mulk Untuk Kehidupan Di Dunia & Akhirat

1.    Diantara Surat yang Diperhatikan Nabi 
Dari Jabir bin Abdillah berkata, “Rasululullah tidak tidur pada malam hari sehingga dia membaca (Alif Laam Miim, Tanzil) dan (Tabaaraka Biyadihil Mulku).” (HR Tirmidzi).

2.    Mendapatkan pengampunan dosa

Dari Abu Huroiroh, Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:  “Ada surat dari Alqur’an yang terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat memberikan syafa’at bagi ‘temannya’ (yakni orang yang banyak membacanya) sehingga orang tersebut diampuni dosanya, yaitu: Surat Tabarokalladi bi yadihil mulk“. (HR. Abu Dawud)
Disebutkan pula dalam hadits lain, yang artinya :
Anas bin Malik mengatakan, Rosululloh-shollallohu alaihi wasallam bersabda: “Ada surat dari Alqur’an, ia hanya terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat membela ‘temannya’ sehingga memasukkannya ke surga, yaitu: Surat Tabarok“. (HR. Thobaroni)

3.    Terhindar dari siksa kubur dan siksa neraka
Siapa sih yang tidak bahagia ketika dibebaskan dari pedihnya siksa kubur dan siksa neraka. Nah, dengan istiqomah membaca surat Al Mulk, kita akan mendapatkan manfaat tersebut.
Dari Abdulloh bin Mas’ud mengatakan: “Barangsiapa membaca surat Tabarokalladi bi yadihil mulk setiap malam, maka Alloh azza wajalla menghindarkannya dari adzab kubur, dan dahulu kami (para sahabat) di saat Rosululloh-shollallohu alaihi wasallam- (masih hidup) menamainya “al-Mani’ah” (penghindar/penghalang). "Sungguh surat tersebut ada dalam Kitabulloh, barangsiapa membacanya dalam suatu malam, maka ia telah banyak berbuat kebaikan” (HR. Nasa’i)

4.    Terhindar dari maksiat
Dengan memahami tafsir surat Al Mulk, maka mereka akan semakin memahami akan kebesaran Allah. Akibatnya mereka akan lebih taat pada Allah dan takut melakukan maksiat, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.
 “Mereka itu takut pada Allah di kesunyian ketika mereka tidak nampak di hadapan manusia lainnya.Mereka pun taat pada Allah dalam keadaan sembunyi-sembunyi. Tentu saja dalam keadaan terang-terangan, mereka pun lebih taat lagi pada Allah” ( QS Al Mulk : 12 )

5.    Memberikan syafaat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bacalah al qur’an, karena sesungguhnya bacaan al qur’an itu akan datang pada hari kiamat untuk memberi syafaat bagi orang-orang yang membacanya (sewaktu di dunia).” (HR. Muslim no. 804).

Berikut penjelasan keutamaan Surah Al Mulk dari Ustad Khalid dan Ustad Yusuf Mansyur





Setelah mengetahui besarnya fadhilah dari membaca surah Al-Mulk ini, pastinya kita akan berusaha lebih semangat lagi, bukan? 😊 Sahabatku kelak dikubur tidak akan ada yang menolong kita selain amalan yang kita lakukan. Al-Quran akan menjadi penolong kita di kubur nanti. Dalam sebuah riwayat dikatakan kalau seseorang meninggal dan rutin membaca apalagi hafal Qur'an maka Al-Qur'an itu akan berdiri disekitarnya dan mengatakan kepada para Malaikat: Ini adalah orang yang rutin membacaku maka jangan kalian menghukumnya.
Semoga Allah mudahkan langkah kita untuk lebih istiqomah lagi membaca surah Al Mulk. Aamiin, Ya Rabb..

Feeling so Blessed

Bismillah,
Menghitung detik demi detik
hari ini sudah berada di hampir dipertengahan tahun 2017. time goes by so fast. dan 10 hari lagi menuju bulan suci Ramadhan, semoga dapat bertemu Ramadhan tahun ini. Aamiin Ya Rabbal alamin. 😉😉
Yang terjadi belakangan ini. semuanyaaaaa aku sangat bersyukur kepada Allah. akhir akhir ini aku sangat bahagia karena seakan aku telah menemukan jawaban dari yang selama ini ku cari. sangking bahagianya rasanya hatiku ingin melompat keluar. dan seperti ada kupu kupu yang menggelitikiku hingga aku merasa ingin terus tersenyum 😻🦋😍😍. mungkin seperti itulah apa yang kurasakan saat ini. walaupun memang terdengar berlebihan 😂😂.
Aku sangat berterima kasih kepada Allah Subhana wa ta'ala Tuhanku yang sudah membimbingku memberikan kekuatan untukku, ketika aku berada dimasa masa sulit. awalnya untuk percaya saja sulit bagiku untuk bisa melewati semua, melewati lubang dan lubang, lagi dan lagi. berbagai masalah seakan mengejarku mereka datang silih berganti, tanpa bisaku ceritakan kepada siapapun. aku ingat sekali saat itu aku tertunduk lesu, tak jarang air mata jatuh begitu saja. Ya saat itu. aku melihat beban ku seperti kapal karam yang tersesat di lautan luas. Binggung kemana aku akan pergi? aku harus bagaimana? seperti itulah pertanyaan yang mengujam di fikiranku.
namun disaat aku tetap memilih berusaha
mencari setitik cahaya . . Allah menuntunku, menunjukkan padaku kuasanya begitu besar, merangkulku, Dialah mendengarkan doaku, memberikan solusi terbaik dengan cara yang luar biasa. walau memang sangat malu rasanya, atas semua yang telahku perbuat. sering sekali aku lalai mengingatnya, menduakan cintaNya, dan segala kemunafikan ada dihatiku. Namun Allah tidak pernah meninggalkanku seditik pun. ketika aku datang kembali padaNya sembawa semua keluh kesahku, yang tak lain karena perbuatanku sendiri 😭😭😢. Dia seakan lupa atas semua yang kulakukan. mengobatiku dengan pilihan terbaikNya 


Aku sangat bersyukur hari ini, kini tidak ada penyesalan, aku melihat semua yang telah terjadi adalah karena kasih sayang Allah yang ingin aku menjadi orang yang lebih baik lagi. aku sudah tidak sabar untuk melihat apa yang akan Allah berikan selanjutnya 😙😍🙇. semoga Dia Zat yang membolak balikan hati selalu mentapkan hatiku diatas agamanya. Aamiin Ya Rabbal alamin 🙇

Kenangan Kurkerta bagian Ketiga


Saat negara api belum menyerang


Silase Mol-Tricode



Buk guru cantik disayang murid :D

Biogas

Dewan Juri

Habis main kejar kejaran

Posko 1 dan Posko 2 bersama SOB

Kok infocusnya gak hidup 

17an




Senang melihat orang susah ?

Teman-teman aku mau bantu. Bantu numpang foto ya


LCC se-sungai bahar posko 2 yang ngadain
Tumpeng cantik buatan dugong-dugong posko 2


Full Team bersama Orang tua kami di Bahar

Tentang Teman Posko KKN

Alfin
Ini dia ketua posko kami. Mahasiswa Faklutas Peternakan. Orangnya baik, tenang sabar dan rajin kalo piket. Selama menjabat menjadi ketua alfin ini menurut saya sudah berusaha yang terbaik. Meskipun usahanya kebanyakan kurang dihargai. Tapi yah kan namanya juga sedang berusaha.  Hahah ok Alfin Semangat !!! 

Dina
Ibuk Sekretaris kami Aldina Bonita hahhah. Anak gadis asal medan. Yang kalo piket suka buat bubur ayam untuk sarapan. Enak kali buburnyaa. mau dong buk sek dibuatin lagi hehhe. Kalo kata cowok dina ini cerewet tapi kalo ke tujuh Bidadari lembuttt niannn hahha. Sudina kalo ngomongin orang sukanya bilang gini.. contohnyaa “Bodoh kali Bagus itu” hahhah

Iya
Ibu Korbid PP. Teman kesayangan pas piket. Tria atau iyakk hobbynya makan yang doyan juga buat makanan. Kalo lagi piket ada aja yang mau dibuatnya seperti “eh ada pisang. Buat godok yok gik” “gik beliin tepung tapioka mau buat naget, habis duit aku beli naget mak doni” “buat cireng ah dak cukup beli gorengan tadi” dan masih banyak lagi. Terus iyakk kalo beli es krim adem anyem bukan gak cukup sekali tapi gak cukup 3 kali. Hahhah tapi begitulah tria calon ibunda Hafiz dan Hafiza. 

Aldo
Aldo. Mahasiswa Fakultas Pertanian. Orangnya tinggi, orang medan tapi juga mirip orang Idia sedikit. Paling dekat dengan bang ius. Kalo dia ngomong semua orang pasti tau itu Aldo. Aldo kalo makan gak banyak komentar gak kayak yang lain. di makan aja apa yang ada ahahha. Pokoknya baiklah Aldo inii hahah

Eko
Semua orang pasti tau kalo dia orang Jawa. Mahasiswa Fakultas Peternakan ini hobbynya ngedumel kalo kesal suka bicara sendiri. Gayanya cool, santai, dan cuex abiiissss. Kalo mandi sering bareng alfin perginya. Hhahaa akhir kkn eko ini digosipin sama Misna. tapi menurut saya itu bukan sekedar gosip belaka. Karena sepertinya perasaaan Eko ke Misna bukan sekedar teman saja.

Nisa
nisaa... bebeb aku yang doyan tidur. Kebiasaan anisa pas briefing, nyudut-nyudut ngantuk biar gak kelihatan Alfin. Terus anisa ini kawan bareng pas ngestreet, kawan bareng juga nongki cantik di Alfamart hahha. Gadis Aceh berlogat medan ini kalo ketawa manis kayak Teajus gula batu tapi punya kentut beraroma racun berbahaya. Bang Turnip manggil nisa jarot. Jadi sekarang kebawa-bawa satu posko manggil Jarot. Hhaha beh

Turnip
Abang Medan satu ini yang paling rajin bikin orang kesal. Kalo di posko bang ius paling banyak bicara juga paling kencang ngejekin orang. Perutnya buncit kemana-mana. Hobbynya ngomong “tipiiisss ces”. Kerjaannya ngasih julukan aneh-aneh ke yang lain. jadi yang lain pada ngikutin. Tapi dibalik sisi aneh dan gelap bang ius bang Ius ini baik lahhh hahha

Uni Fenti
Cekgu Unni.... awalnya gak pernah manggil unni. tapi gara-gara Sudina jadi satu posko manggil unni tu unni kadang juga oonie. Unni Fenti ini orangnya lemah lembut. Baik sama siapapun. Kalo ngaji sama nyanyi suaranya merdu banget hheheh

bagus
Mahasiswa fapet, yang badannya paling besar seposko 2. Orangnya lumayan ganteng kalo lagi rapi aja tapi kalo nggak bentuknya selalu kayak orang belum mandi. Bagus ini orangnya setia kawan, baik, kadang ngeselin kadang juga ngangenin Eaaaa ciee... kata yang lain bagus kalo piket orangnya malas. Tapi kalo sama aku dia rajin kok.. hheheh 

Tiya
Cewek tangguh macho nan perkasa ini dia Sutiya Miranda. Anak pertanian kawannya Aldo. Awal – awal kkn saya sering bingung kalo lagi ngambil wudhu. Loh kok ada cowok, sampe balik lagi ke atas gak jadi ambil wudhu. dan eh ternyata itu sutiya. Rambutnya keren kali macam cowok Korea hahha.Di posko Sutiya ini jadi penengah pas ada masalah. Anaknya sangat bisa diandalin. Terus Sutiya ini kalau malam berubah jadi Sutiyo karena tingkahnya aneh kalo sudah mulai malam. Hahhah

Andri
Panggilannya lelek minang. Kalau piket sama andri orangnya mau disuruh giling cabe, bersihin ikan. Tapi kalo lagi dia buat kerja jangan coba-coba diganggu hahhah. kalau ngomong sama andri kudu hati-hati, takut salahh. Hahah soalnya andri kalo sudah marah horor kali

Nofriansyah
Laki-laki bertubuh kecil ini paling sering di gangguin sama anak posko. Orangnya manis kayak anak kucing. Dan dibalik tubuhnya yang kayak anak smp nofri ini memiliki sikap yang dewasa di bandingkan dengan yang lain. Walau kadang dia juga cerewet sih. Hobby nya dengerin lagu dangdut. Kalau nofri nyanyi dangdut entah kenapa kedengarannya lebay walaupun suaranya lumayan bagus sih.

Wati
Namanya misnawati. Walaupun gayanya cool dan laki tapi wati itu orangnya penakut. Kalau sudah sakit perut pas malam tahan gak ke toilet kalo gak ada yang ngawanin. Alhasil bomnya wati yang paling terkenal se 7 icons meledak... bedegar- bedegar hahha. Wati ini juga teman poskoku yang baik kali. Enak aja kalo mau cerita-cerita sama wati soalnya orangnya dewasa, perhatian dan gak mudah bosan sama orang lain. 

bang Ari
Bang ariiiiiiiiii. Mahasiswa hukum csnya bang Ius. Aslinya bang ari ini kibo. Tapi sekarang rambutnya pendek terus. Cintanya bertepuk sebelah mata. Mukanya polos tapi tidak dengan orangnya. Kalau bicara pelan tapi lucu dan entah kemana-mana. Hobbynya nyagilin orang kalo sudah gabung sama Bang Ius.

Adam
Cowok paling keren se posko 2 menurut majalah flora dan fauna. Badannya bagus mukanya manis kayak kura-kura. Tapi, Adam ini sukanya tepos alias tebar pesona. Korbannya anak-anak sd. Kalo ngomong lucu tapi ekspresinya biasa aja.. Terus kalo lapar dia suka makan sepiring nasi putih aja tanpa lauknya

Kukerta I

My Beloved Family Posko 2 


Hallo teman-teman seperjuangan 


Bahagia saat tertawa bersama kalian :)





Mush'ab bin Umair, Teladan bagi Pemuda Islam




 Mush'ab bin Umair salah seorang diantara para sahabat Nabi. Ia seorang remaja Quraisy terkemuka, gagah dan tampan, penuh dengan jiwa dan semangat kemudaan.  Para ahli sejarah melukiskan semangat kemudaannya dengan kalimat: "Seorang warga kota Makkah yang mempunyai nama paling harum." 

Mush'ab lahir dan dibesarkan dalam kesenangan, dan tumbuh dalam lingkungannya. Mungkin tak seorang pun di antara anak-anak muda Makkah yang beruntung dimanjakan oleh kedua orang tuanya sebagaimana yang dialami Mush'ab bin Umair.

Mungkinkah kiranya anak muda yang serba kecukupan, biasa hidup mewah dan manja, menjadi buah-bibir gadis-gadis Makkah dan menjadi bintang di tempat-tempat pertemuan, akan meningkat menjadi tamsil dalam semangat kepahlawanan? 

Suatu hari, anak muda ini mendengar berita yang telah tersebar luas di kalangan warga Makkah mengenai Muhammad Al-Amin, yang mengatakan dirinya telah diutus Allah sebagai pembawa berita suka maupun duka, sebagai dai yang mengajak umat beribadah kepada Allah Yang Maha Esa. 

Di antara berita yang didengarnya ialah bahwa Rasulullah bersama pengikutnya biasa mengadakan pertemuan di suatu tempat yang terhindar jauh dari gangguan gerombolan Quraisy dan ancaman-ancamannya, yaitu di bukit Shafa di rumah Arqam bin Abil Arqam. 

Maka pada suatu senja, didorong oleh kerinduannya, pergilah ia ke rumah Arqam menyertai rombongan itu. Di tempat itu Rasulullah SAW sering berkumpul dengan para sahabatnya, mengajarkan mereka ayat-ayat Alquran dan mengajak mereka beribadah kepada Allah Yang Maha Akbar.

Baru saja Mush'ab mengambil tempat duduknya, ayat-ayat Alqur'an mulai mengalir dari kalbu Rasulullah bergema melalui kedua bibirnya dan sampai ke telinga, meresap di hati para pendengar. Di senja itu Mush'ab pun terpesona oleh untaian kalimat Rasulullah yang tepat menemui sasaran di kalbunya.

Khunas binti Malik yakni ibunda Mush'ab, adalah seorang yang berkepribadian kuat dan pendiriannya tak dapat ditawar atau diganggu gugat, Ia wanita yang disegani bahkan ditakuti. Ketika Mush'ab memeluk Islam, tiada satu kekuatan pun yang ditakuti dan dikhawatirkannya selain ibunya sendiri. 

Bahkan walau seluruh penduduk Makkah beserta berhala-berhala para pembesar dan padang pasirnya berubah rupa menjadi suatu kekuatan yang menakutkan yang hendak menyerang dan menghancurkannya, tentulah Mush'ab akan menganggapnya enteng. Tapi tantangan dari ibunya, bagi Mush'ab tidak dapat dianggap kecil. Ia pun segera berpikir keras dan mengambil keputusan untuk menyembunyikan keislamannya sampai terjadi sesuatu yang dikehendaki Allah. 

Demikianlah ia senantiasa bolak-balik ke rumah Arqam menghadiri majelis Rasulullah, sedang hatinya merasa bahagia dengan keimanan dan sedia menebusnya dengan amarah murka ibunya yang belum mengetahui berita keislamannya.
Tetapi di kota Makkah tiada rahasia yang tersembunyi, apalagi dalam suasana seperti itu. Mata kaum Quraisy berkeliaran di mana-mana mengikuti setiap langkah dan menyelusuri setiap jejak. Kebetulan seorang yang bernama Utsman bin Thalhah melihat Mush'ab memasuki rumah Arqam secara sembunyi. Kemudian pada hari yang lain dilihatnya pula ia shalat seperti Muhammad SAW. Secepat kilat ia mendapatkan ibu Mush'ab dan melaporkan berita yang dijamin kebenarannya.

Berdirilah Mush'ab di hadapan ibu dan keluarganya serta para pembesar Makkah yang berkumpul di rumahnya. Dengan hati yang yakin dan pasti dibacakannya ayat-ayat Alquran yang disampaikan Rasulullah untuk mencuci hati nurani mereka, mengisinya dengan hikmah dan kemuliaan, kejujuran dan ketakwaan.

Ketika sang ibu hendak membungkam mulut putranya dengan tamparan keras, tiba-tiba tangan yang terulur bagai anak panah itu surut dan jatuh terkulai, ketika melihat cahaya yang membuat wajah putranya berseri cemerlang itu kian berwibawa. Karena rasa keibuannya, ibunda Mush'ab tak jadi menyakiti putranya. Dibawalah puteranya itu ke suatu tempat terpencil di rumahnya, lalu dikurung dan dipenjarakannya dengan rapat.

Demikianlah beberapa lama Mush'ab tinggal dalam kurungan sampai saat beberapa orang Muslimin hijrah ke Habasyah. Mendengar berita hijrah ini Mush'ab pun mencari muslihat, dan berhasil mengelabui ibu dan penjaga-penjaganya, lalu pergi ke Habasyah melindungkan diri. Ia tinggal di sana bersama saudara-saudaranya kaum Muslimin, lalu pulang ke Makkah. Kemudian ia pergi lagi hijrah kedua kalinya bersama para sahabat atas titah Rasulullah dan karena taat kepadanya.

Pada Suatu hari ia tampil di hadapan beberapa orang Muslimin yang sedang duduk sekeliling Rasulullah SAW. Demi memandang Mush'ab, mereka menundukkan kepala dan memejamkan mata, sementara beberapa orang matanya basah karena duka. Mereka melihat Mush'ab memakai jubah usang yang bertambal-tambal, padahal belum lagi hilang dari ingatan mereka—pakaiannya sebelum masuk Islam—tak ubahnya bagaikan kembang di taman, berwarna-warni dan menghamburkan bau yang wangi. 

Adapun Rasulullah, menatapnya dengan pandangan penuh arti, disertai cinta kasih dan syukur dalam hati. Pada kedua bibirnya tersungging senyuman mulia, seraya berkata, "Dahulu aku lihat Mush'ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya."

Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting saat itu. Ia menjadi duta atau utusan Rasul ke Madinah untuk mengajarkan agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah di bukit Aqabah. Di samping itu, ia juga mempersiapkan kota Madinah untuk menyambut hijrah Rasulullah sebagai peristiwa besar.

Sebenarnya, di kalangan sahabat ketika itu masih banyak yang lebih tua, lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Tetapi Rasulullah menjatuhkan pilihannya kepada Mush'ab. Dan bukan tidak menyadari sepenuhnya bahwa beliau telah memikulkan tugas amat penting ke atas pundak pemuda itu dan menyerahkan kepadanya tanggung jawab nasib Agama Islam di kota Madinah.

Mush'ab memikul amant itu dengan bekal karunia Allah kepadanya, berupa pikiran yang cerdas dan budi yang luhur. Dengan sifat zuhud, kejujuran dan kesungguhan hati, ia berhasil melunakkan dan menawan hati penduduk Madinah hingga mereka berduyun-duyun masuk Islam. Ketika tiba di Madinah pertama kali, ia mendapati kaum Muslimin tidak lebih dari dua belas orang, yakni hanya orang-orang yang telah baiat di bukit Aqabah. Namun beberapa bulan kemudian, meningkatlah jumlah orang-orang yang memenuhi panggilan Allah dan Rasul-Nya.

Mush'ab memahami tugas dengan sepenuhnya, hingga tak terlanjur melampaui batas yang telah diterapkan. Ia sadar bahwa tugasnya adalah menyeru kepada Allah, menyampaikan berita gembira lahirnya suatu agama yang mengajak manusia mencapai hidayah Allah, membimbing mereka ke jalan yang lurus. Akhlaknya mengikuti pola hidup Rasulullah SAW yang diimaninya yang mengemban kewajiban hanya menyampaikan belaka. Demikianlah duta Rasulullah yang pertama itu telah mencapai hasil gemilang yang tiada taranya, suatu keberhasilan yang memang wajar dan layak diperolehnya. 

Dalam Perang Uhud, Mush'ab bin Umair adalah salah seorang pahlawan dan pembawa bendera perang. Ketika situasi mulai gawat karena kaum Muslimin melupakan perintah Nabi, maka ia mengacungkan bendera setinggi-tingginya dan bertakbir sekeras-kerasnya, lalu maju menyerang musuh. Targetnya, untuk menarik perhatian musuh kepadanya dan melupakan Rasulullah SAW. Dengan demikian ia membentuk barisan tentara dengan dirinya sendiri.

Tiba-tiba datang musuh bernama Ibnu Qumaiah dengan menunggang kuda, lalu menebas tangan Mush'ab hingga putus, sementara Mush'ab meneriakkan, "Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul." 

Maka Mush'ab memegang bendera dengan tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. Musuh pun menebas tangan kirinya itu hingga putus pula. Mush'ab membungkuk ke arah bendera, lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil berucap, "Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, dan sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul." 

Lalu orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak, dan menusukkannya hingga tombak itu pun patah. Mush'ab pun gugur, dan bendera jatuh. Ia gugur sebagai bintang dan mahkota para syuhada. 

Rasulullah bersama para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Ketika sampai di tempat terbaringnya jasad Mush'ab, bercucuranlah dengan deras air matanya. 

Tak sehelai pun kain untuk menutupi jasadnya selain sehelai burdah. Andai ditaruh di atas kepalanya, terbukalah kedua belah kakinya. Sebaliknya bila ditutupkan di kakinya, terbukalah kepalanya. Maka Rasulullah SAW bersabda, "Tutupkanlah ke bagian kepalanya, dan kakinya tutuplah dengan rumput idzkhir!"

Kemudian sambil memandangi burdah yang digunakan untuk kain penutup itu, Rasulullah berkata, "Ketika di Makkah dulu, tak seorang pun aku lihat yang lebih halus pakaiannya dan lebih rapi rambutnya daripadanya. Tetapi sekarang ini, dengan rambutmu yang kusut masai, hanya dibalut sehelai burdah." 

Setelah melayangkan pandang, ke arah medan laga serta para syuhada, kawan-kawan Mush'ab yang tergeletak di atasnya, Rasulullah berseru, "Sungguh, Rasulullah akan menjadi saksi nanti di hari kiamat, bahwa kalian semua adalah syuhada di sisi Allah!"

Kemudian sambil berpaling ke arah sahabat yang masih hidup, Rasulullah bersabda, "Hai manusia, berziarahlah dan berkunjunglah kepada mereka, serta ucapkanlah salam! Demi Allah yang menguasai nyawaku, tak seorang Muslim pun sampai hari kiamat yang memberi salam kepada mereka, pasti mereka akan membalasnya."




Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) : Pengertian, Tujuan, Indikator dan Temuan atas Kelemahan SPIP

Sistem Pengendalian Internal  Pemerintah       Sistem Pengendalian Internal diperlukan oleh semua entitas dalam pelaksanaan kegiatan operais...